JASON (1)
1. Gambus — Warisan Muzik Melayu dari Kepulauan Riau
Ringkasan singkat: Gambus adalah alat musik petik tradisional yang akarnya dari alat petik Arab (oud). Melalui jalur perdagangan dan penyebaran budaya Islam, gambus masuk ke Nusantara dan beradaptasi menjadi alat musik Melayu (termasuk di Kepulauan Riau), dipakai pada pertunjukan zapin, hadrah, dan lagu-lagu tradisional setempat.
Asal-Usul dan Sejarah Singkat :
Asal-usul umum : Gambus berakar dari keluarga lute Timur Tengah — khususnya oud — yang dibawa oleh pedagang dan perantau Arab (termasuk komunitas Hadrami) ke pesisir Melayu sejak abad pertengahan hingga awal modern.
Proses adaptasi di Nusantara : Setelah tiba di pesisir Sumatra, Kepulauan Riau, Johor, dan pantai selatan Thailand, instrumen ini diadaptasi ke gaya musik lokal: bentuk badan, jumlah dawai, teknik permainan, dan repertoar berubah mengikuti selera Melayu.
Peranan budaya : Di Kepulauan Riau gambus sering tampil bersama tarian zapin, syair Melayu, dan acara keagamaan/komunal. Ia menjadi simbol synkretisme Arab–Melayu: melodi-maqam Arab bersinggungan dengan ritme dan lirik lokal.
Jenis-jenis Gambus & Ciri Fisik Utama
Gambus Melayu (flatback / perut datar): Badan agak pipih/cekung, leher berkaitan dengan badan, fretted (berkas fret), sering dilapisi ukiran/rosette. Lebih sering dipakai di Kepulauan Riau.
Gambus Hadhrami / Arab (lebih mirip oud): Badan bulat (bowl-back) atau cekung kuat, leher lebih pendek, kadang tanpa fret (atau fret semi), suara lebih “bulat”.
Jumlah senar: Bervariasi — ada 3-course (3 dawai tunggal), 4, hingga 7 dawai/kor (beberapa berpasangan). Pilihan jumlah memengaruhi rentang dan teknik.
Bahan: Papan suara (soundboard) umumnya kayu lunak seperti cemara/spruce; badan/kerangka dari kayu keras (jackfruit/meranti/tek); senar modern dapat berupa nilon atau baja berlapis.
Cara Memainkan Gambus — Panduan Rinci untuk Pemula sampai Menengah
Sikap & Posisi :
Duduk tegak, badan sedikit condong ke depan.
Letakkan badan gambus di paha kanan (untuk pemain kanan) atau bisa disangga dengan tali. Leher sedikit miring ke atas agar jangkauan jari kiri nyaman.
Teknik Tangan Kanan (petik) :
Alat petik : Bisa pakai plectrum (jangkrik/plastik tipis) untuk suara tegas, atau jari (telunjuk + ibu jari) untuk suara halus/tremolo.
Basic stroke :
Downstroke (tarik ke bawah) — menghasilkan nada kuat.
Upstroke (tarik ke atas) — untuk variasi.
Tremolo (mengulang cepat satu nada) sering dipakai untuk melodi panjang.
Ornamen: Rolls (gilis cepat), arpeggio (petik cepat berturut pada nada akord), dan pukulan ritmis untuk pengiring.
Cara Pembuatan Gambus — Panduan Teknik Dasar (ringkasan langkah demi langkah)
Catatan keselamatan: pembuatan alat musik memerlukan alat pertukangan tajam dan teknik pemrosesan kayu — selalu gunakan alat pelindung dan berhati-hati.
Bahan & Alat Utama :
Kayu untuk soundboard: cemara/spruce/cedar tipis (2.5–4 mm).
Kayu untuk kerangka/badan: jackfruit, mahogany, teak, atau meranti.
Kayu leher: mahogany/rosewood.
Bridge, nut, tuning pegs (mechanical atau kayu), senar (nilon/steel).
Lem (glue wood), pahat, gergaji, bor, kikir, amplas, klem, planer.
Alat pengukir (jika ingin rosette/ornamen).
Comments
Post a Comment